Select Menu

Puisi

Kisah Inspiratif

Jodoh

Artikel Doa

Cinta Karena Allah

Dunia Muslimah

Seputar Remaja

Dunia Putri

Tanya Jawab

» » Cinta Bukan Hanya DiBibir Saja


Mas Owi Sabtu, Februari 25, 2012 0



CINTA adalah perkataan indah yang mempunyai Arti yang amat mendalam buat sepasang kekasih. Tetapi oleh karena terlalu kerap disebut-sebut, ia menjadi koman. Akibatnya perkataan cinta mempunyai konotasi murahan. Cinta menjadi perkataan mainan di bibir karena mudah dilafazkan dengan selamba.


Lafaz ‘AKU CINTA PADAMU’ atau ‘I LOVE YOU’ sudah tidak menjadikan si penyebut bergetar dadanya dan si pendengar terhenti jantungnya. Pendek kata ungkapan ‘AKU CINTA PADAMU’ sudah jadi sebutan plastik yang lahir di bibir semata-mata, bukannya menjelma dari hati.

Karena itu, ungkapan tersebut sudah tidak lagi mudah dipercayai Karena persepsi terhadap nilainya kian murah. Mengapa, ya?


Memanglah begini jadinya Karena ramai yang belum mengenal peringkat cinta yang pada pendapat saya sebenarnya ada tiga, mengikut tiga dimensi manusia yaitu fizikalnya, mentalnya dan spiritualnya. Cinta di peringkat pertama ialah cinta fizikal, peringkat kedua, cinta emosional dan peringkat ketiga, cinta spiritual.
Lazimnya, sepasang kekasih hanya mengalami dua dimensi cinta saja yaitu cinta fizikal dan cinta emosional. Tidak boleh tidak, kebanyakan percintaan pada hari ini bermula di dimensi cinta fizikal. Wajahnya, lirikan matanya, senyumannya, suaranya, seksinya, bau perfumnya, hensemnya dan segala-gala yang dapat dicapai oleh lima panca indera banyak bergantung pada cinta fizikal. Cinta pandang pertama terlahir Karena cinta fizikal.

Pertemuan yang kerap sepasang kekasih, berbual, berSMS dan MMS, bertukar pendapat, membantu menyelesai masalah, saling bersama pergi dan pulang kerja, membantu menelaah pelajaran, pemberian hadiah dan pujian akan melahirkan cinta dimensi kedua yaitu cinta emosional. Dari situ, lahirlah rindu ingin sang kekasih sentiasa di sisi. Karena cinta emosilah lahir ungkapan lautan api sanggup kurenangi.

Di manakah cinta spiritual? Lazimnya tak terlahir di peringkat ini Karena perasaan ini sukar menjelma jika tidak diketahui. Karena tidak dimengerti, maka ia tidak dicari. Namun, anak yang dijodohkan oleh ibu bapa akan mengalami cinta spiritual terlebih dahulu sebelum cinta fizikal dan cinta emosional.

Ia apa yang selalu disebut sebagai kahwin dahulu, baru bercinta, sedangkan sebenarnya mereka berkahwin Karena mengikut perintah ibu bapa. Apa yang disukai ibu bapa, ia juga disukai ALLAH. Karena itulah, perkahwinan ini biasanya kekal dan damai Karena ditunjangi cinta spiritual, cinta emosional dan cinta fizikal.

Fizikal, mental dan spiritual seseorang itu harus dipenuhi sebelum seseorang itu akan komited terhadap sesuatu. Justeru itu, cinta fizikal dan cinta emosional saja belum melengkapi. Sebab itu ia goyah. Agar perkahwinan itu teguh, carilah cinta spiritual yaitu cinta dan berkahwin Karena menurut sunah Nabi Muhammad s.a.w yang antaranya untuk menambah umat dan Karena mengikut perintah ALLAH.

Ingatlah, jodoh kita ditentukan di Luh Mahfuz. Justeru itu, ia bukan saja untuk di dunia, malah membawa ke akhirat. Jika diizinkan-NYA, pasangan kita itulah yang akan menjadi teman kita selama-lamanya di syurga. Berkasih di syurga bukan hanya di dalam lagu cinta, tetapi yang benar akan terjadi jika kita mengerti dengan menyuluh ke denai-denai di hati..............

Sumber;IlvoeIslam (sedikit prubahan )

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply