Menangislah Dibahuku II - Mencintai Dengan Sederhana

Post Top Ad

Responsive Ads Here

23 Apr 2012

Menangislah Dibahuku II


Hidup ini keras. Saat segala masalah mendera. Lalu tiba tiba air menggenang di mata. Menetes lirih membasahi pipi karena luka di hati. Saat itu tak ada sapa, tak ada teman yang mendengar kisahmu. Hanya ada desiran angin yang membawa laramu pergi. Sahabat yang selalu dating padamu, mendadak hilang tanpa kabar dan tanpa berita. Semuanya meninggalkanmu, dan kini kamu sendiri.

Saat semua kalut berkumpul di kepala dan jiwa. Panik menyerang berkali-kali. Buntu dan tak tahu harus kemana berlari. Cerita takut dihakimi, salah dan disalahkan. Bingung membelenggu hati dan perasaan. Kacau dan tak mampu lagi menguasai emosi. Hanya derai air mata yang bisa mengatakan segalanya. Tumpah ruah tanpa bisa dibendung lagi. Hanya linangan air mata yang jujur berkata apa adanya.



Menangislah di bahuku. Leraikan segala sedih dan perihmu. Karena segalanya akan menjadi sebuah cerita yang indah di akhir masa. Semua manusia ada ujian dan cobaan. Allah tidak akan menguji di luar kemampuan kita. Yakinlah sebuah kekuatan yang mengangkatmu dari rapuh dan jatuh lumpuh. Kekuatan doa dan kekuatan iman kepada Dzat yang maha bisa. Karena hanya kepada Allah kita akan memuarakan semua masalah, semua persoalan dan semua penderitaan.

Oleh: Burhan Shodiq

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here