Select Menu

Puisi

Kisah Inspiratif

Jodoh

Artikel Doa

Cinta Karena Allah

Dunia Muslimah

Seputar Remaja

Dunia Putri

Tanya Jawab

» » Tentang keterjagaanmu


Mas Owi Sabtu, April 28, 2012 4


“Bila mereka yang tak terjaga saja berani berharap untuk mendapatkan pasangan yang terbaik, apalagi engkau, bahkan engkau jauh lebih pantas berharap dan mendapatkan pasangan yang terbaik itu. Bukankah Allah sudah menjanjikan demikian? Jadi mengapa harus khawatir Ukhti? Akhi?”

Tiba-tiba saya tergelitik lagi untuk menulis, kali ini gara-gara sms seorang akhwat beberapa waktu lalu. Beliau sms saya isinya kurang lebih seperti ini, “mbak, saya bingung, teman-teman aktivis di kampus ternyata pada punya ‘pacar’, setidaknya mereka punya ‘sedikit kejelasan’ tentang siapa lelaki yang mungkin akan jadi jodoh mereka, lha saya? Saya khawatir tak ada ikhwan yang akan datang pada saya”

Membaca sms itu, saya tiba-tiba merasa kecewa sekaligus heran. Tak urung saya kemudian tertawa sambil memandangi layar hape di tangan. Saya kecewa membaca kalimat “aktivis di kampus ternyata pada punya pacar” . Entah saya ndak tahu apa maksud istilah “pacar” yang dimaksud akhwat tadi, yang saya tangkap adalah, teman-teman beliau itu memiliki “teman lawan jenis yang jadi teman dekat” saat ini, ya dan mungkin saja “punya niat” untuk menikah kelak.

Terlepas dari masalah hal ini baik atau tidak, itu pasti sudah jelas, saya sudah sering membahasnya bukan? Bagi saya bukan masalah “statusnya”, tapi aktivitas di dalamnya, walaupun statusnya adalah teman atau tanpa status sekalipun, kalau aktivitasnya adalah berdua-duaan, pegang-pegangan, mesra-mesraan, atau hal-hal yang dilarang lainnya, maka itu jelas haram hukumnya. Dan lagi ini bukan orang yang awam, tapi orang yang paham agama yang menjalaninya. Astaghfirullah, miris sekali saya.

Tapi saya juga bukanlah seseorang yang tak pernah khilaf, jadi rasanya tak pantas sekali saya memberikan judgement pada mereka yang mungkin jauh lebih baik daripada saya. Dan lagi saya bukan ingin membahas tentang hal itu. Yak,balik lagi ke sms tadi. Saya memang sempat kecewa tapi saya kemudian geli sendiri membaca sms itu. Kenapa? Karena saya heran, bisa-bisanya seorang akhwat sebaik beliau menanyakan hal itu. Bahkan menurut saya, tanpa merasa khawatirpun, akan ada banyak ikhwan yang “ngantri” akan datang pada orangtua beliau.

Bukankah Allah itu selalu memberikan yang terbaik sesuai yang diusahakan hambaNya? Kalau kita sudah berusaha menjaga sebaik mungkin, pasti Allah juga akan memberi seseorang yang terjaga bukan? Jadi mengapa kita harus khawatir, tugas kita adalah berusaha dan terus memperbaiki diri, masalah “dengan siapa dan kapan dipertemukan” biar Allah saja yang menentukan. Oiya, saya jadi ingat. Di luar sana masih ada orang yang berpendapat.

“Menikah tanpa mengenal dekat lebih dulu itu tak akan menjamin akan bahagia pernikahannya”

Tapi bukankah “perkenalan yang terlalu lama” juga bukan jaminan akan sebuah kebahagiaan dalam pernikahan ya? toh banyak yang ndak jadi menikah padahal sudah berhubungan dekat bertahun-tahun. Pun saya yakin mereka pasti masih akan berkata lagi “ tapi pasangan yang tanpa berhubungan dekat lebih dulupun belum tentu bahagia setelah menikah”

Ya, mereka bisa saja berkata demikian, dan bisa jadi memang ada pasangan yang mengalami hal itu, tapi ada hal berbeda yang mendasari. Allah sudah pasti menyukai siapa saja yang menjaga kesucian dirinya, dan saya yakin pernikahan yang prosesnya terjaga sesuai dengan perintahNya pasti akan membuahkan kebahagiaan tak hanya di dunia tapi juga di akhirat, dan tentu pelakunya akan mendapatkan pahala berlipat.


Kalau sudah pasti ada proses yang syar’i dan membawa barakah, mengapa harus memilih proses lain yang belum tentu mendatangkan sakinah?

Ya, mari menjaga, karena dengan begitu Allah pun pasti akan menjaga kita dan seseorang yang ditakdirkan untuk menjadi pendamping kita. Saya jadi teringat kalimat bijak dalam sebuah buku, saya lupa buku apa. “seorang mukmin menjaga kesuciannya dengan pernikahan, menjaga pernikahannya dengan kesucian”

Semoga dimudahkan segala ikhtiarnya ya ukhti,akhi  :)  Renungan malam ini ditemani rintik hujan. hmm, romantis sekali, apalagi ada suami di sisi..

Oleh:Ukthi Sholehah.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

4 komentar Tentang keterjagaanmu

  1. Alfania Purnamasari3 Juli 2012 09.44

    Ya Allah., jadikanlah hamba menjadi pribadi yang terjaga. Agar Engkau pasangkan hamba dg org yang terjaga pula. Jagalah hamba dan jagalah ia pula. :)

    BalasHapus