Cinta Bertepuk Sebelah Tangan - Mencintai Dengan Sederhana

Post Top Ad

Responsive Ads Here

9 Mei 2012

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Aku berharap pada seseorang yang tlah pergi,
Aku berharap kehadirannya,
Aku berharap kebaikannya,
Aku berharap perhatiannya...

Tapi..

Sering aku menangis karenanya,
Sering aku dikecewakannya,
Sering aku merasa disakiti olehnya...

Lalu…

Apakah dalam kecewa, dalam tangis dan dalam sakit itu ada kebahagiaan yang aku dapatkan?
Apakah dengan kekecewaan ini,
dengan tangis ini,
dengan perasaan sakit hati ini,
dia menjadi mencintaiku?

Mungkin jawabannya TIDAK

Jadi…
Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk pergi?
Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk menjauh?
Setidaknya aku pergi dari rasa kecewa ini…

Ya ini sangat sulit bagiku...
Tanpa kusadari…
Aku telah hanyut dalam harapan,
impian dan angan kosongku sendiri...

Sedikit kata darinya sudah membuat ku merasa diperhatikan
Sedikit senyum darinya sudah membuat aku berpikir dia peduli
Sedikit kabar darinya sudah membuat aku terlena, tak beranjak…

Ya… semua yg sedikit itu saja sudah membuat aku bahagia…

Yg sedikit bahkan semu, sudah membuat aku bertahan..
Untuk sesuatu yang KOSONG,
Untuk sesuatu yang tak pernah dia pikirkan
Untuk sesuatu yang bukan apa-apa untuknya
Dan esok, lusa, nanti ataupun detik yang akan datang…
Aku akan kecewa, menagis dan sakit hati lagi…

Ini saatnya aku melangkah…
Mendaki di terjal kehidupan dan mengalir bagai sungai
Tak kan bertahan untuk harapan yg tak pernah ada…
Tak kan menunggu hembus angin yang lalu…

Aku tak ingin terbangun dalam keadaan remuk

Selagi aku bisa berdiri…
Selagi airmataku belum habis
Selagi hatiku belum bernanah..
Biarlah sakitnya terasa hari ini..
Esok luka itu akan mengering

Biarlah dia menjadi bagian kenanganku
Tapi dia tak lagi menghancurkanku

Bahkan ketika aku pergi
Dia tak pernah menangisiku
Mungkin dia tak menyadarinya
Karena aku bukan yang diharapkannya
Aku bukan yang dipirkannya
Aku bukanlah apa-apa baginya

Biarlah airmata ini menetes sederasnya
Dan biarlah rasa sakit ini menghunjam dalam
Tapi untuk yang TERAKHIR kalinya….

Tuhan tidak menciptakan satu orang didunia ini..
Diluar sana masih banyak yang membutuhkanku..

Diriku kini hanya untuk mereka yang siap menerima cintaku..
Hanya untuk mereka yang lebih menghargai cintaku.

Mencintai adalah bagian keindahan hidup, dimana hati menjadi gundah gulana karena saking bahagianya. Setiap malam yang diingat hanyalah si dia, mau makan, mau minum, mau mandi dan mau ngapa-ngapain hanyalah dia yang diingat. Sungguh ini dinamakan gila cinta, karena cinta sudah membuat orangnya menjadi gila. :D

Menyayangi adalah proses pembuktian setelah rasa cinta itu ada. Menyayangi berarti memberikan apa yang ia suka dan sepenuhnya ingin membuat ia merasa nyaman bila didekat kita. Pengorbanan pun tidak lepas dari sebuah kasih sayang yang diberikan padanya, tak mengenal hujan, panasnya terik matahari, petir yang menyambar, ia tak ketakutan untuk selalu melindunginya.

Pengorbanan tiada henti ia lakukan, untuk membuatnya merasa bahagia dan membuatnya merasa nyaman, tenang dan senang. Tak peduli kantong kering untuk memberikan hadiah kepadanya, tak peduli sakit yang penting untuk membuatnya tak gelisah dan tak penting waktu sudah berapa banyak yang ia habiskan hanya untuk selalu memberikan kebahagiaan kepadanya.

Harapan dan do'a serta keyakinan sudah mencapai 1000 watt, sangat-sangat yakin dan sungguh benar-benar optimis bahwa segala cinta, kasih sayangnya serta pengorbanannya akan diterima dan mendapatkan balasan yang luar biasa.

Senyuman sudah terlanjur lebar menanti sebuah jawaban, degub jantung berdetak begitu cepat, kulit merinding, dan napas pun tak ketinggalan betapa sesak rasanya menanti sebuah jawaban.

Detik-detik menerima sebuah jawaban yang sudah ditunggu-tunggu beberapa hari, tiba-tiba mata ini meleleh, air mata berceceran, hati berantakan, ketika si dia hanya bisa menjawab dengan kata-kata "MAAF." Duka beribu duka ia rasa, hatinya layu, raganya seakan sirna, tanpa disangka, tanpa dirasa, Cintanya bertepuk sebelah tangan.

Sungguh baginya adalah harapan yang sia-sia, melihat yang dicintainya tidak memilihnya bahkan memilih orang lain yang mungkin lebih sempurna. Sungguh bagaimana rasanya, jika harapan telah sirna, jika yang didambakan pergi begitu saja, pengorbanan seakan sia-sia, kasih sayang tiada dirasa hanya air mata yang berceceran jatuh menembus dada.

Mungkin yang dirasa hanyalah kesia-siaan, namun sebenarnya semua itu tidak sia-sia jika hatinya benar-benar kuat, memahami jika ada makna dibalik itu semua. Hanyalah sebuah keikhlasan yang dapat memberikan balasan yang jauh lebih baik lagi. ^_^ Serta keyakinan bahwa yang baik akan dibalas dengan yang baik dan yang jelek akan dibalas dengan yang jelek. ^_^

Oleh karena itu, yang terpenting dari sebuah cinta, kasih sayang dan pengorbanan adalah keikhlasan. Tanpa keikhlasan, tidak ada artinya kasih sayang sebesar apapun dan tidak ada maknanya cinta dan pengorbanan yang telah ia berikan. ^_^

Selalu tanamkan hati yang ikhlas, agar ketika kita memberikan suatu yang besar dan pada akhirnya kehilangan serta pada akhirnya cintanya bertepuk sebelah tangan, maka keikhlasan adalah sebuah simbol kebahagiaan yang tiada tara. Selalu senyum ketika memberikan cinta kepada siapapun, dan ingatlah bahwa memberikan cinta harus benar-benar tepat sasaran.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here