Select Menu

Puisi

Kisah Inspiratif

Jodoh

Artikel Doa

Cinta Karena Allah

Dunia Muslimah

Seputar Remaja

Dunia Putri

Tanya Jawab

» » Sabar Itu Indah


Mas Owi Sabtu, Mei 19, 2012 0

Siang itu langit yang cerah seketika menjadi gelap dan awanpun berubah menjadi hitam pekat, sementara wanita hampir baya itu, dengan langkah gontai terlihat di raut wajahnya nampak kusut masai, tak seperti biasanya, wajah yang selalu ceriah dan senyum ramah itu berubah murung. Apakah yang terjadi dengan, Siti? Ia bergegas pergi. tanpa pamit, setelah ia menerima telpon dari seorang buruh bangunan teman suaminya.

“Mau kemana, Siti?” tanya seorang nenek, tua renta yang tinggal bersamanya. “Menyusul Karto, bu, ke tempat bangunan, katanya terjatuh” jawab Siti

Ternyata suami Siti, Karto. tak dapat berdiri, setelah mengalami kecelakaan, ia segera membawanya ke puskesmas, lalu dokter pukesmas menyarankan agar segera dibawa ke Rumah Sakit.

Siti tidak mempunyai cukup uang untuk membayar uang muka yang diminta oleh pihak Rumah Sakit terkait. Ia membawa pulang suaminya dengan obat seadanya.

Pak Sabar ya, kita hanya bisa berdo’a saja dan pasrahkan diri pada Allah, supaya Allah memberi mukzizat, agar bapak segera sembuh.

Karto, suami Siti hanya menjawab dengan anggukan kepala.

Dengan kepasrahan Siti, ia dengan sabar merawat suaminya di rumah, ia tidak lagi berpikir tentang rumah sakit yang susah terjangkau olehnya.

Ia berusaha semaksimal mungkin merawat sendiri suaminya, bahkan sering melihat tayangan pengobatan alternative di TV. demi kesembuhan sang suami Kebetulan di depan rumah kontrakan Siti, ada tanaman herbal yang dapat dibuat sebagai ramuan obat untuk penyakit suaminya.

Karto, suami Siti, bersabar memerangi penyakit kelumpuhan yang dideritanya, tiap hari ia hanya pasrah dan berdo’a akan kesembuhannya, ia juga tidak pernah berhenti mendengar kuliah subuh di TV.

“Bu, ternyata bersabar itu indahya, ya” kata Karto pada Siti.
“Ya, pak. Gusti Allah itu selalu adil dan sayang pada hambanya yang ikhlas dan redho sama apa yang diterimanya”
“Ibu, kaya ustazah aja pinter ceramah” sela Karto .
“Lo pak. ibu kan sering ikut pengajian, majlis ta’lim toh” nih pak ada buletin ceramah dari ibu uztazah Hj. Halimah. bentar ta’ ambil, ta’ bacakan ; isi kandungan dari surat albaqarah, ayat 214.

Lalu Siti dengan lantang membacakannya.

  • Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga padahal belum datang kepadamu (ujian) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dari kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam ujian) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya. “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah pertolongan Allah itu amat dekat” Surat AlBaqarah :Ayat 214

“wah istriku pinter ya, sering-sering saja, bu, ikut pengajiannya ibu uztazah, hm sopo bu?”
“Uztazah Hj. Halimah” pencermahnya ya ganti-ganti, pak.”
“Oh, gitu toh”
“Nih, masih ada lagi, tentang kesabaran. dari surat alkahfi” bentar ta’ bacain

  • “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi/ 18 : 28)

“Nah bersabar itu memang indah pak, buktinya kita sekarang. walau sesulit apapun masih ada yang baik hati sama kita, itu berkat kesabaran dan pertolongan Allah”

Berangsur-angsur suami Siti, Karto, mulai membaik dan dapat tersenyum, ia tidak lagi mengeluh akan penyakitnya, karena Karto dapat mengatasi sendiri akan penyakitnya. ia tiap hari berlatih berdiri bahkan berjalan dengan memakai tongkat kayu yang diperoleh dari majikan Siti.

Langit yang semula mendung berangsur menjadi cerah memancarkan sinar kemerahan dan awanpun tak lagi hitam pekat. seperti pula dengan wajah Siti dan Karto tidak lagi murung, ia ikhlas menerima dengan ketabahan atas cobaan yang menimpanya.

Maka yakinlah akan kebesaran ,dan pertolongan Allah
Karena Allah selalu bersama orang-orang yang sabar

Tak kan ada tanah basah, bila langit cerah
Tidak selamanya langit itu gelap walau hujan datang
.:

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply