6 Cara Membantu Seseorang Yang Ada Masalah - Mencintai Dengan Sederhana

Post Top Ad

Responsive Ads Here

29 Jan 2013

6 Cara Membantu Seseorang Yang Ada Masalah

Masalah

Masalah memang bisa menyebabkan kita semua berubah. Dari berubah riak muka, berubah mood sehingga menyebabkan kita bisa berubah karakter. Lebih parah lagi jika menyebabkan kita terus murung, diam membisu tanpa ingin berhubungan dengan mana - mana orang. Hanya memendam masalah seorang diri.

Setiap orang pernah merasa sedih, tertekan atau gelisah. Karena itu, seseorang akan merasa lega jika ada orang yang sudi mendengarkan masalahnya.
Memang beberapa orang dapat mengalami & menyelesaikan masalah mereka sendiri, namun tidak semua orang dapat melakukannya. Beberapa orang kurang mampu untuk mengelola emosi dan perasaan mereka sendiri.
Ini adalah normal karena manusia diciptakan bukan sebagai makhluk Allah yang kuat. Adakalanya kita akan merasa "Down"
Mungkin kita ni beri kelebihan oleh Allah untuk lebih kuat dari orang lain. Mungkin dengan ini, kita juga dapat membantu orang lain untuk menyelesaikan masalah.
Jika kita sedang menghadapi seseorang / teman atau anggota keluarga yang memiliki masalah dan berniat ingin membantu melegakan beliau, tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan, disini Blog Aku Islam ingin berbagi serba - sedikit langkah - langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi seseorang yang sedang stress dengan masalah.

1. Memberi Perhatian. Jika kita dapat memberikan perhatian yang baik, orang atau sahabat yang sedang memiliki masalah itu akan merasa aman.
Condongkan tubuh kita ke depan agar kita terlihat berminat untuk mendengar apa yang dikatakan. Dari saat kita bisa mengubah posisi tubuh kita untuk mendapatkan kondisi yang tenang.

2. Tunjukkan expressi muka yang berseri, menunjukkan kita siap menerima dia.

Lakukan tantangan mata karena ia akan menunjukkan kita tertarik dengan apa yang dikatakan olehnya. Tetapi jika kita temukan dia tidak nyaman atau malu, segera alihkan pandangan mata kita. Jangan menyebabkan dia tidak nyaman ya!

3. Pertanyaan terbuka.
Untuk mendorong dia berbicara dengan panjang lebar, gunakan pertanyaan yang terbuka. Cara ini membantu memberikan kesempatan kepada dia untuk berbicara dengan lebih banyak lagi. Misalnya, "Kamu, cerita la apa yang jadi kat awak ni?". Rendahkan suara dan Bicaralah secara tenang.

4. Lakukan dorongan minimum untuk berbicara seperti gerak isyarat, anggukan kepala, kata tunggal atau ulangan kata. Ia penting untuk menunjukkan kita tertarik dan mendorong dia untuk terus berbicara. Misalnya: "Mmm '," A-ha "," Ya', "Jadi?"

5. Sentuhan fisik seperti menggosok punggung atau memijat bahu.
Kita juga bisa menggenggam tangan dia supaya merasa lebih tenang untuk mengungkapkan masalah yang dihadapi. Sentuhan secara lembut mampu membuat seseorang merasa tenteram dan aman. Namun, harus diingat, sentuhan fisik hanya bisa dilakukan oleh SESAMA JANTINA. Juga hindari menyentuh bagian - bagian yang sensitif. Point disini adalah kita ingin membuat dia merasa tenang.

6. Ajarkan doa ini:

اللهم إني أعوذ بك من الهم و الحزن, و أعوذ بك من العجز و الكسل, و أعوذ بك من الجبن و البخل, و أعوذ بك من غلبة الدين و قهر الرجال
(Ya Allah! Aku berlindung dengan-Mu dari perasaan keluh kesah dan berdukacita, dan aku berlindung dengan-Mu dari sikap lemah dan malas, dan aku berlindung dengan-Mu dari sifat takut dan bakhil, dan aku berlindung dengan-Mu dari beban hutang dan kekerasan pria (penindasan orang)).
 Seperti biasa, mulailah doa dengan istighfar, fatihah, dan selawat terlebih dahulu

sumber:akuislam / edit ulang versi bahasa indonesia oleh admin

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here