Select Menu

Puisi

Kisah Inspiratif

Jodoh

Artikel Doa

Cinta Karena Allah

Dunia Muslimah

Seputar Remaja

Dunia Putri

Tanya Jawab

» » Valentine’s Day Cerita Tentang Cinta Yang Hebat


Mas Owi Sabtu, Februari 09, 2013 0


Alhamdulillah. Segala pujian adalah milik-Nya. Tuhan yang Maha Memiliki segala isi langit dan bumi. Allah yang Maha Kaya, Maha Memiliki. Buat utusan-Nya yang transparan dan agung, yang selalu mengingatkan diri tentang hakikat cinta. Selawat dan salam dan doa buatmu Rasulullah SAW. Bagi yang menginguti, istiqomah itu adalah benih-benih cinta. Syukur karena dengan nikmat-Nya, penghargaan rasa diberi pada setiap insan walau diri tidak sempurna. Cukuplah kesempurnaan itu milik yang Maha Esa.
Sejarah Nabi Yusuf a.s dan Zulaikha. Cerita yang berkisarkan tentang cinta. Tidaklah seperti cerita cinta setia ujung nyawa. Karena, cerita cinta Yusuf as dan Zulaikha ini lebih hebat. Cinta yang isinya adalah iman dan takwa. Bukan sekadar cerita, tetapi kemitraan ini Tuhan anugerahkan pada kita, agar kita memikirkannya. Moga-moga, dapat kita renungkan, mengambil sedikit ikhtibar, dan pedoman buat diri yang selalu jatuh bangun iman.
Insya-Allah.

Pada awal sirah ini, Zulaikha jatuh hati dengan beliau Yusuf as Tetapi, sayangnya, cinta Zulaikha tidak berbalas. Bisa dikatakan, Zulaikha syok sendiri. Sedangkan pada masa itu, cinta Yusuf as, lebih pada cinta yang Maha Esa. Allah azza wa jalla. Namun, akibat terlalu ikutkan kehendak diri, nafsu yang tidak pernah puas .. telah menggoncangkan iman Zulaikha. Ia mengatur berbagai cara untuk mendapatkan Yusuf as dengan mengkhianati suaminya serta mengadakan fitnah terhadap Yusuf as

Cara Zulaikha kurang baik.

Bisa dikatakan, cinta itu tidaklah salah. Bahkan, cinta itu sifatnya fitrah. Namun, yang menyalahkan cinta adalah manusia sendiri. Menyalahkan cinta dengan cara. Pertama, Zulaikha sendiri mengkhianati cinta suaminya. Kedua, Zulaikha mengambil tindakan dengan mereka-reka fitnah dan telah menganiaya beliau as Dengan cara seperti ini, Zulaikha seolah telah menerima hadiah yang telah diberikan dari Maha Pemberi lalu merusak ia dan mengubahnya. Akibat dari itu, dia lemas seketika.

Subhanallah.

Penghujungnya pula, cerita cinta Zulaikha dan Yusuf as berakhir dengan romantis. Romantis bukan karena dapat bunga berbakul-keranjang dan dapat hadiah dari Yusuf as Tetapi, setelah mana Zulaikha sadar dari lamunannya yang dahulu .. dia segera berubah. Dia bertobat dan menjadi seorang wanita yang solehah. Lalu, Allah mengetahui, memerintahkan Nabi Yusuf as menerima Zulaikha dengan menikahinya secara sah dan halal. Yeay! Setelah apa yang terjadi, Zulaikha dan Yusuf as terus menerus berbakti pada Maha Pemberi. Tidak lalai, dan alpa terhadap duniawi.

Allahuakbar!

Baik. Mungkin di awal waktu, cara Zulaikha kurang baik. Ya, sangat tidak baik. Namun demikian, setelah sadar akan kesalahan diri, Tuhan segera mengampuni para hamba-Nya. Ketika mana, Zulaikha sadar mana satu kaca dan mana satu mutiara, mana satu sementara dan mana satu hakiki. Rahmat Allah.
Apa kaitannya dengan valentine s day?

Tidak dapat dipungkiri bahwa, hari valentine menjadi hangat pada zaman sekarang. Akibat dari ketidakpahaman tentang agama, dan mementingkan diri, setiap hal kita ikut, ikut secara membuta tuli. Maka, sedikit demi sedikit .. ia memakan diri sendiri. Merusak kepercayaan, merusak diri dan umat, dan sehingga ada yang membinasakan diri dengan menyerahkan bulat-bulat martabat.

Astagfirullah.

Sekali lagi ditegaskan. Cinta itu tidak salah. Yang salah adalah kita.

Bagaimana kita menerapkan cinta?

Jika cara islam, tentu saja dengan menikah. Tetapi, jika tidak mampu .. islam mendidik kita agar berpuasa. Berpuasa, bukanlah semata menahan lapar dan dahaga. Berpuasa, bukan semata menahan nafsu yang selalu bergelojak dalam diri. Tetapi, berpuasalah dengan membangun keyakinan. Kita harus ingat, apa yang beliau perintahkan pada umat islam, bukanlah semata karena keinginan beliau sendiri. Tidak. Apa yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW, adalah bersumber dari-Nya. Perintah dari Allah yang Maha Raja.

Periksa balik cara perlaksaan cinta kita. Dan, pikirkan kembali tentang perlaksaan cinta kita.

Bagaimana kita menerapkan cinta?

Menyambut hari valentine s day, tentu saja lari dari ajaran islam. Islam tidak mengkhususkan hari berkasih sayang pada satu waktu. Islam tidak mendidik umatnya menjadi kejam pada diri sendiri juga pada orang lain, orang sekeliling. Islam tidak mengajarkan manusia tentang hal-hal yang tidak baik bahkan sia-sia. Jadi, apakah dengan menyambut hari valentine s day, secara otomatis kita bisa katakan bahwa kita telah menjulang tinggi agama Islam yang telah kita pegang?
Pikirkanlah. Andai jawaban itu bisa membukakan mata hati kita, dan kembali pada fitrah. Ia tidaklah salah. Bahkan, ia dituntut. Wajib!

Mengambil sedikit tarbiah dari sejarah islam dahulu, zaman Nabi Muhammad SAW tidak ada sambutan hari valentine s day. Pada zaman pemerintahan khalifah-khalifah yang benar pula, langsung tidak sambutan hari valentine s day. Dan pada era salafushalih, juga tidak data dan fakta tentang hari valentine s day ini. Semua ini bukanlah semata ingin menuding mencari kesalahan lain. Tidak. Setelah dibangkitkan tentang hal seperti ini, sedikit banyak mengajak kita untuk berpikir. Mana baik mana buruk. Mana yang harus ikut, mana yang harus ditinggalkan.
Akhir kata untuk yang ingin menyambut hari valentine s day, kita ini mau ikut yang mana satu. Apakah, mau ikut cara Rasulullah SAW atau mau ikut cara nafsu dan setan?
sumber:akuislam

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama