Select Menu

Puisi

Kisah Inspiratif

Jodoh

Artikel Doa

Cinta Karena Allah

Dunia Muslimah

Seputar Remaja

Dunia Putri

Tanya Jawab

» » » Sikap Cowok Berubah, Haruskah Ditinggalkan


Mas Owi Senin, April 29, 2013 0

Assalamualaikum Bunda,
Saya kan punya cowok. Kita sudah jalan hampir lima tahun, dulu dia halus banget orangnya, gak suka marah, gak ngomong kasar, tapi entah kenapa sekarang dia berubah banget. Dia jadi suka marah, ngomong kasar bahkan bisa mukul saya. Anehnya gak cuma dengan saya bun, tapi dengan mamanya juga tega, bahkan sampai tetangga kalo lagi ngumpul terus rame..lalu dia gak suka maka dia marah-marah juga.

Kadang kita malu dengan sekitar. Saya amati dia makin parah itu karena dia gagal kuliah 3 kali, terus papanya meninggal dia gak ada di rumah jadi cuma liat jasadnya waktu mau dimakamkan dan hampir 2 tahun ini dia belum juga kerja. Kalau saya lihat kayaknya dia putus asa ya bun? Soalnya dia jarang keluar, kerjaannya di kamar aja, terus dia mintanya aneh-aneh.

Saya bingung bun, mau ninggalin dia tapi kasihan, mau terus sama dia tapi kok dia seperti ini? Capek bun, kadang kita gak salah tapi dia salahin kita.

Lia - Cilacap

Waalaikumsalam warahmatullah.

Lia, bisa jadi dia stress. Bisa jadi dia 'kecewa'. Tapi, MAAF...apapun kisah sedih/kegagalan yang dia alami dalam hidupnya, itu bukanlah sebuah ALASAN bahwa dia BERHAK untuk melakukan tindakan kekerasan ...dan membebani orang disekitarnya.

Kegagalan yang dialaminya tersebut adalah kegagalan dari sisi hasil. Bune berharap dia juga sudah melalui proses usaha yang maksimal untuk lolos kuliah/kerja. Orang yang hidupnya jauuuuh lebih parah dari dia, banyak. Tapi beberapa dari mereka mengambil jalan solutif.

Bune sarankan kamu tidak melanjutkan hubungan dengannya. Hubunganmu itu tidak sehat, baik secara fisik maupun mental.

KASIHAN adalah sebuah perasaan yang menjerumuskan banyak wanita saat bertemu pria seperti ini. Pada akhirnya, karena KASIHAN pula mereka menuruti permintaan sang pacar. Atas kasihan pula beberapa dari mereka menikah. Lalu beberapa tahun kemudian, mereka MELAPORKAN tindakan penganiayaan suaminya ke Pengadilan Agama. Anak juga jadi korban kekerasan sang ayah. Anak menjadi trauma. Anak menjadi 'goncang mentalnya'.

Semua yang bune tulis adalah kisah nyata yang terus berulang. Setiap minggu....setiap bulan...setiap tahun.
  • Kalau benar kamu punya rasa KASIHAN, katakan padanya bahwa :
“Kamu sesungguhnya butuh pertolongan orang lain. Kamu butuh kawan...sahabat...psikolog. Selama kamu tidak mau meminta pertolongan tersebut, saya gak bisa terus dalam hubungan ini. Saya memang sayang dengan kamu, tapi saya tidak berkompeten untuk membantu bebanmu. Saya memang sayang denganmu, tapi mental dan fisik saya juga meminta sebuah kondisi yang nyaman 100%, tidak was-was akan perubahan mood/emosi/kepribadianmu. Saya memang sayang dengan kamu, tapi kini –hanya sebatas seorang muslim kepada muslim saja. Tidak lebih."
Sampaikan itu kepadanya, dan pimpin dirimu dengan AKAL sehat. Jangan hanya mengedepankan perasaan. Good luck! :f:

Oleh:
Bune Sukma Prawitasari, S.Psi, M.Psi., Psikolog
Dosen Output Character Building UII Yogyakarta
Pimpinan EePyC Consultant (Education & Empowerment Psychology Centre)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply