Pilihan Antara Cinta Dan Iman - Mencintai Dengan Sederhana

Post Top Ad

Responsive Ads Here

4 Mei 2013

Pilihan Antara Cinta Dan Iman

Hidup ini adalah pilihan. Dan setiap insan, harus memilih untuk hidup dalam kehidupan. Namun, dalam memilih, tidak semua insan itu berhasil meraih tentang apa yang dipilih. Tiba-tiba, pilihan tidak sejalan dengan apa yang diinginkan. Persamaan, nun jauh pergi. Sebelumnya rasa ya. Kini, rasa berbeda dengan apa yang kita rasa di awal kala.
  • Perubahan.
Agama Islam mendidik setiap insan agar terus berharap pada-Nya dan terus berusaha. Menyerah itu bukan jalan dan bukan caranya. Islam itu indah, bahkan ia mengindahkan kehidupan ini dengan sinar kasih sayang-Nya. Islam itu lebih indah, jika seseorang itu mewariskan hidupnya pada Maha Esa. Pasti dia tidak akan kecewa. Tidak sesekali.
  • Antara cinta dan iman
"Biasalah ... cinta itu buta." Kata-kata.
"Ya cinta itu buta. Tetapi, ia tidak akan membutakan manusia yang memiliki iman. "Suara kecil.

Antara cinta dan iman, mungkin mudah lidah kita berbicara soal iman. Namun, dari lubuk hati kita ... kita menginginkan cinta. Faktanya, kita berdusta pada diri sendiri. Dan, kekadang kita terjepit. Antara kebutuhan dan keinginan diri, kita keliru. Di akhirnya pula, kita dihantui kebuntuan.

Kelabu.
  • Cinta
Benarkah apa yang dipilih itu?

Adakalanya, hidup yang sering diganggu perasaan sunyi sepi itu ... apakah memang benar membutuhkan cinta? Atau itu hanyalah gangguan-gangguan emosi yang berbentuk sementara. Terkadang ada, terkadang tidak, Macam biskuit.

Juga, apakah dengan memilih cinta itu, hidup kita ini baru merasa bahagia. Baru merasakan kehidupan ini lebih bermakna dan tidak sia-sia. Apakah benar pilihan kita itu?
  • Iman
Iman tidak dapat diwariskan. Iman juga, tidak bisa dijualbeli. Ini adalah karunia dari Ilahi buat insan yang DIA cintai. Namun, iman yang sedang kita nikmati ini, juga bisa berlalu pergi. Dan mungkin, tidak lagi kembali.

Apakah dengan memilih iman, kita tidak dapat meraih cinta? Apakah jika kita memilih iman, hidup ini kita diselimuti sengsara. Iman itu apa maknanya buat kita?
  • Pilihan
Hidup ini adalah pilihan. Dalam pilihan, terselitnya tes. Tes untuk memilih. Apakah baik atau sebaliknya, kita bakal memilihnya. Jika salah memilih, masih ada ruang buat diri untuk berbalik pada pangkalnya. Jika pilihan yang dibuat oleh diri itu benar dan tepat, maka bersyukurlah pada-Nya dan jangan sesekali kita mengkhianati-Nya.

Tapi ... bagaimana jika keliru?

Tanya pada diri.
'Apakah yang menyebabkan aku meyakini DIA dan kekasih-Nya?'(akuislam)
semoga bermanfaat :D:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here