Select Menu

Puisi

Kisah Inspiratif

Jodoh

Artikel Doa

Cinta Karena Allah

Dunia Muslimah

Seputar Remaja

Dunia Putri

Tanya Jawab

» » Air Mata Ramadhan


Mas Owi Sabtu, Juli 20, 2013 0



Tidak ku duga ...
Engkau kian mendekati saat kepulanganmu
Sedang aku baru mulai menghitung ibadah
Rupanya terlalu tipis ibadah yang ku gubah
Saat ini baru ku sadari kenikmatanmu
Saat ini baru ku sadari keindahanmu

Duhai Ramadhan ...
Ku akui imanku terlalu halus umpama partikel-partikel yang beterbangan
Ku tahu kedatanganmu terlalu cepat seumpama sambaran kilat
Namun ku tetap terus asyik dengan mainan khayalan benakku
Tanpa memikirkan untuk mengatur cara mendakapmu seeratnya
Aku lupa denganmu aku bisa melawan amarah yang menyinga
Daripadamu juga berusaha mendidik tembakan nafsu bisuku
Dan daripadamu juga aku mengenal kondisi diriku yang sebenarnya

Kini baru aku mulai bersungguh menggapaimu
PadaNya ku sujud meratib memohon jutaan keampunan
Atas segala titik dosa yang pernah ku pahatkan padaNya
Air mataku basah kuyup membasahi hamparan sujudku
Mangalir deras menyucikan lorong-lorong kelam dosa
Memelihara kebun hati yang tandus baja ketenangannya

Mutiara jernih itu sangat bernilai maharnya bagiku
Karena penawar utama buat sanubari ini
Aku bersyukur di penundaan keinsafan ini
Engkau suntikkan sinar cahaya kesadaran
Akan ku berusaha meraih fase ketiga yang Engkau titipkan
Setelah fase pertama dan kedua yang telah ku abaikan

Ya Allah ...
Berilah daku kesempatan untukku mengkoreksi diri
Walau ku tahu RamadanMu akan berlalu pergi
Berilah ruang dan peluang ku mengecap sekelumit berkat darinya
Aku juga hambaMu yang amat mendambakan malam Al-Qadr
Temukanlah aku dengannya agar ia bakal menjadi bekal bagiku nanti

Ya Ilahi ...
Akan ku pelihara air mata Ramadan ini hingga ke akhirnya
Takkan ku biarkan air mata ini menetes untuk hal yang sia-sia
Titipkanlah walau secangkir cuma belas EhsanMu kepadaku
Agar ku bisa mewarnai kehidupanku dengan keimanan padaMu
Agar ku bisa pulang dengan penuh rasa kehambaan padaMU

-Allahumma innaka a'fuwwun karim tuhibbul a'fwa fa'fuanni-

Oleh:Aina Amidin
Sumber:iluveislam

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply