Hijrah Cinta - Mencintai Dengan Sederhana

Post Top Ad

Responsive Ads Here

7 Des 2013

Hijrah Cinta


Malam itu lunak . Tanpa dikaburkan bait irama yang disangka nan indah . Ditaburkan bersama rasa malu . Puncak akhlak itu kian tinggi , antara dua keping jiwa . Berkorban rasa pinta direnyaikan . Bilakan saat terindah itukan terjaga . Lanjutkan terpelihara , lamanya sampai usai siap siagalah mereka . Dalam hati sang pendoa , selalu rasa terhibur . Pada resah yang bersinggah . Pada kelu sendu , direlungi tetesan air matanya .

Tahajjud malam hari kan mendekatkan yang jauh . Yakin dan tulus . Semakin tunduk dan mendekatlah sayup doa yang sama . Meminta untuk dijauhi . Memohon agar hati tidak sesekali dicemari .

Percaya bisik harap . Selalu ia bersuara . Sering dan selalu pinta dijauhkan . Sebelum waktunya . Sungguh , jiwa - jiwa yang mencintai keridhaan Tuhannya . Tidak sesekali inginkan kalimat indah . Terpacul penuh mudah . Tertulis penuh bait . Ia ingin disimpan . Iakan ingin dihijab . Iakan selalu gamang . Pada gerun takut pada zina . Bukankah terindahnya kerna menjauhi kotor dan keji ? Dan sering hati dan segala anggota meneguk terus , ungkap - ungkap suci dan transparan dari Tuhannya .
" Demikianlah supaya kami memalingkan darinya kemungkaran dan kekejian . Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba kami yang terpilih . " ( Yusuf , 24 )
seindah cinta islam demi cinta Allah

Seribu musim pun akan terus berlalu . Saat pikir tidak lagi akan sebuah penantian . Jauh dari dasar hati , ingin iakan muncul di akhirnya . Sungguh , tetapnya hati itu . Kerna tetapnya istikharah yang berdesir . Pada wajah yang tak pernah nampak , pada suara yang tak pernah tertulis .

Menjauhi corong emosi . Bergetar pada sebelahnya nafsu yang maha keji . Menyiratkan malu yang bertemu . Sujud terindah dan tertulislah kedekatan sebuah taqdir . Akan sebuah rindu terindah . Tersiksa kerna berusahanya dari sisi halal . Terperit karena doanya tak pernah menipis . Tersedu sedan kerna memilih simpang yang sulit namun penuh tulus dengan bait keimanan haqiqi . Demi semata - mata meraih RedhaNya . Kerna rasa padaNya adalah yang utama dan pertama ! Lantas , jalan itu dilalui .

Berusaha selalu harus bermuhasabah . Usah sampai segalanya nampak putih dan gebu . Sedang syariat bersuara serak menafi rindu di qalbu . Memilih untuk mencintai . Umpama berkorban tanpa henti . Umpama menanti suatu yang pasti . Bukankah ?

Malam akan selalu mendatang . Bingit menyiksa sampai kapan pun hilang bicara . Menulis rangkap bisa buat hati yang menanti . Bernafasnya DEMI dan HANYA Ilahi . Simpang kanannya bercahaya . Sulit . Pandanglah ke depan .

Kesulitan takkan pernah berubah pada namanya . Ia kan selalu bersifat sulit . Ini berduri . Ini perlu iman tebal di hati . Ini harus redha ayah dan ibu yang dicintai . Ia juga , selalu melukis pada sebuah kanvas hijrah . Kepada kebaikan . Kepada kesempurnaan .

" Dan apabila hamba - hamba - Ku bertanya kepadamu tentang Aku , maka ( jawablah ) , bahwasanya Aku adalah dekat . AKU mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada - Ku , maka hendaklah mereka itu memenuhi ( segala perintah - Ku ) dan hendaklah mereka beriman kepada - Ku , agar mereka selalu berada dalam kebenaran . " ( Baqarah , 186 )


Penulis:Fadhlul Rahman
sumber:iluvislam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here